Tips & Trik Uncategorized

√Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet yang Benar (Lengkap + Contoh)

cara membuat daftar pustaka
5/5 (1)

Kuotabro.com – Daftar pustaka merupakan bagian penting dalam menyusun buku, makalah atau laporan akhir.

Melalui daftar pustaka, pembaca bisa dengan mudah menemukan buku atau sumber yang digunakan oleh penulis.

Selain itu, daftar pustaka ini bisa dijadikan sebagai rujukan apabila pembaca ingin tahu isi dari tulisan asli yang disitasi.

Oleh karena itu, menulis daftar pustaka harus menggunakan aturan yang baik dan benar.

Aturan penulisan daftar pustaka sendiri dibedakan berdasarkan sumber referensinya seperti buku, jurnal hingga  website atau internet.

Mengingat kemudahan menemukan bahan bacaan di internet, banyak orang yang lebih memilih menggunakannya sebagai referensi (studi pustaka).

Sayangnya, pada beberapa kasus sumber referensi tersebut tidak memberikan informasi yang lengkap sehingga pengguna kesulitan dalam menyusun daftar pustakanya.

Nah, buat Kamu yang sedang membuat buku atau laporan skripsi, berikut cara menulis daftar pustaka dari internet lengkap dengan contohnya.

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Website

Informasi dari website merupakan salah satu bentuk referensi dari internet yang disajikan oleh website tertentu.

Website yang digunakan biasanya adalah website resmi milik pemerintahan, lembaga atau sebuah perusahaan.

Biasanya referensi internet pada website ini dipakai saat mencari sumber data statistik, nama latin dan sebagainya.

Adapun urutan yang harus diperhatikan dalam menulis pustaka dari website yaitu:

1. Nama Website

Umumnya, pada website tidak ditulis nama penulisnya melainkan langsung disajikan isi dari artikel. Oleh karena itu, pada bagian pertama menuliskan dapus dari website adalah nama websitenya dan diakhiri dengan tanda titik (.). Tetapi jika ada nama pengarangnya maka bisa dimasukkan nama pengarang.

2. Tahun Publikasi

Setelah nama website atau penulis, selanjutnya adalah tahun publikasi. Tahun yang dimasukkan adalah tahun artikel tersebut dibuat dan diakhiri juga dengan tanda titi (.).

3. Judul

Setelah tahun, tuliskan judul referensi pada website yang kamu gunakan. Penulisan judul menggunakan aturan KKBI yang baik dan benar, perhatikan juga huruf kapitalnya. Setelah itu, akhiri dengan tanda titik (.).

4. Alamat Web

Setelah judul tuliskan alamat website dari referensi tersebut. Tuliskan alamat secara lengkap untuk memudahkan para pembaca jika ingin berkunjung ke web tersebut.

5. Tanggal Akses

Terakhir, cantumkan tanggal akses. Tanggal ini adalah waktu kapan Kamu mengakses laman tersebut untuk dijadikan sebagai studi pustaka.

Berikut ini beberapa contoh daftar pustaka dari website.

NASA. 2019. Northrop Grumman Heads to Space Station with New NASA Science, Cargo. Diakses dari https://www.nasa.gov/press-release/northrop-grumman-heads-to-space-station-with-new-nasa-science-cargo pada tanggal 18 April 2019.

Wanto Aji. 2013. Pemimpin Berkarekter Ulul Albab di http://waspadamedan.com (diakses 8 Januari).

Michael Putra. 2016. MAsa Orde Baru – Pengertian, Latar Belakang, Tujuan, Sejarah, Kebijakan di https://www.sayanda.com (diakses 9 Februari).

Aini, Ratu (2001, 15 Januari). Cara Menulis Inspiratif. Dikutip 1 Januari 2019 dari Cara Menulis Buku di http://caramenulisbuku.com/menulis-inspiratif.html.

Padamu Negeri, “Keterampilan Menulis Pragraf,” Padamu Negeri Untuk Pendidikan Indonesia, https://padamu.net/ketrampilan-menulis-paragraf/ (diakses 19 Juni 2012).

Hermans, B., 2000, Desperately Seeking: Helping Hands and Human Touxh, (online), (http://www.hermans.org/agents2/ch3_1_2.htm, diakses tanggal 25 Juli 2015.

Dari beberapa contoh di atas mungkin kamu bingung kenapa cara penulisan dan tata letaknya ada yang berbeda.

Hal ini sebenarnya merujuk pada gaya penulisan daftar pustaka seperti apa yang dijadikan panduan.

Ada daftar pustaka yang menggunakan gaya penulisan American Psychological Association (APA), Modern Language Association (MLA), Modern Humanities Research Association (MHRA), Chicago dan sebagainya.

Satu hal yang pasti adalah bahwa dalam menulis daftar pustaka dari website harus memuat 5 hal yaitu nama pengarang (website), tahun publikasi, judul, alamat web dan tanggal akses.

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet

Sebenarnya, cara kedua ini tidak jauh berbeda dengan cara menulis daftar pustaka dengan sumber referensi website, hanya saja istilah internet kali ini lebih luas bisa berupa situs website, jurnal ilmiah online hingga buku online.

Adapun struktur penulisan daftar pustaka dari internet yaitu:

1. Nama Pengarang

Pertama tulislah nama pengarang dari bacaan tersebut, baik itu buku, jurnal atau sumber referensi lain yang didapat dari internet.

2. Tahun Terbit

Setelah nama pengarang, tuliskan tahun kapan artikel atau referensi tersebut dipublikasikan. Tahun ini bisa menggunakan tahun saja atau tanggal rilis secara lengkap tergantung pada gaya penulisan yang digunakan.

3. Judul

Bagian ketiga, tulislah judul secara lengkap. Judul di sini adalah judul referensinya, jika di buku online berarti judul bukunya.

4. Keterangan Internet

Setelah itu, tambahkan keterangan internet setelah judul referensi. Keterangan ini ditulis di dalam kurung sebagai penanda bahwa referensi tersebut diambil dari internet. Jika studi pustaka yang digunakan berupa jurnal, maka harus dituliskan secara lengkap nama jurnal, volume, nomor beserta halamannya.

5. Alamat URL

Terakhir, tuliskan alamat link tempat Kamu mengakses pustaka tersebut secara lengkap. Bisa juga ditambahkan tanggal aksesnya.

Contoh penulisan daftar pustaka dari internet yaitu:

Tyas, U., Toto, dan Andin, E. 2015. Cara Menulis Surat Lamaran Kerja yang Menarik Sesuai Tata Bahasa Indonesia. [Internet] tersedia di http://sharingkali.com/contoh-surat-lamaran-kerja/

Syahbana MA. 2014. Pemanfaatan PIC18f4550 sebagai Antarmuka Komunikasi USB untuk Pencacahan Frekuensi. [Internet]. Tersedia di http://physisc.studentjournal.ub.ac.id/index.php

Padamu Negeri. Keterampilan Menulis Paragraf [Internet]. Padamu Negeri Untuk Pendidikan Indonesia, 17 Juni 2012, 10:55 UTC [dikutip 19 Juni 2012}. Tersedia dari https://padamu.net/ketrampilan-menulis-paragraf/

Spreer, P., Rauschnabel, P. A. (2016, September). Selling with Technology: Understanding the resistence to mobile sales assistant use in retailing. Journal of Personal Selling & Sales Management, 36 (3), 240-263. Doi:10.1080/08853134.2016.1208100

Jameson, J. (2013). E-Leadership in higher education: The fifth “age” of educational technology research. British Journal of Educational Technology, 44 (6) 889-915 diambil dari https://onlinelibraby.wiley.com/journal/10.1111/(ISSN)14678535;jessionid=956132f3de76eeb120577e99ee74ce9c.f04t01.

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet Menggunakan Zotero

Cara lain yang bisa digunakan untuk menulis daftar pustaka dengan mudah yaitu menggunakan bantuan aplikasi Zotero.

Zotero merupakan sebuah aplikasi khusus untuk membuat daftar pustaka secara otomatis pada Ms Word.

Nantinya, dengan menggunakan aplikasi ini Kamu tidak perlu ribet harus menulis satu per satu sesuai dengan aturan yang ada asalkan pustaka tersebut ada di internet.

Integrasikan sumber referensi tersebut dengan mengklik logo Zotero yang ada di samping linknya.

Setelah itu, dengan satu langkah pengguna bisa memunculkan semua daftar pustaka yang digunakan dalam satu file Ms Word.

Daftar pustaka ini juga nantinya akan terintegrasi dengan literatur yang ditulis dalam bacaan.

Menariknya, di Zotero juga sudah tersedia beragam pilihan gaya penulisan daftar pustaka yang bisa ditiru seperti Chicago, Harvard dan sebagainya.

Aplikasi Zotero sendiri bisa didownload secara gratis.

Nah itulah tadi beberapa cara membuat daftar pustaka dari internet beserta contohnya.

Jika masih bingung, Kamu bisa melihat contoh lainnya pada daftar pustaka jurnal-jurnal internasional maupun nasional.

Rating:

Tentang Penulis

Listiyaningsih S.I.Kom.

Listiyaningsih S.I.Kom.

Devita adalah lulusan Ilmu Kelautan yang masih bingung bagaimana mengaplikasikan ilmunya. Kini, dia pun terjebak dalam dunia jurnalistik.

1 Comment

Komentari Yuk

IBX5AC5B1B595992